June 17, 2007

Unek-unek bwt “orang tua” tercinta

 

Unek-unek ini bukan ditujukan untuk kedua orang tua kita yang sudah membesarkan dan mendidik kita dengan sangat baik, (hingga bisa berkuliah di Institut Terbaik Bangsa -katanya- ini,,) tapi ditujukan kepada orang tua kita yang lain, orang tua kita dikampus, tak lain dan tak bukan adalah rektorat.

belakangan ini, di ITB banyak sekali dikeluarkan surat-surat keputusan yang mengatur tentang kegiatan mahasiswa, banyak sekali, ada (sedikit) yang disetujui dan banyak yang diprotes olah para mahasiswa. kenapa para mahasiswa memprotes kebijakan2 yang diambil rektorat? kebanyakan tentu saja dirasakan sangat menyulitkan, bahkan banyak yang menggunakan istilah "mengebiri" kegiatan kemahasiswaan.

mulai dari peraturan (saya menghindari penggunaan kata ‘kebijakan’, karena menurut saya pribadi pun, masih diragukan tingkat ‘kebijakan’nya) yang melarang mahasiswa menginap dikampus (baik itu lab, sekre unit atau sekre himpunan) dengan ancaman yang tidak tanggung-tanggung, DO (Drop Out) sampai kebijakan mengganti kepala satpam ITB dengan arahan tidak boleh akrab dengan mahasiswa (parah g tu? arahannya melarang silaturahmi..)

pelarangan kegiatan kaderisasi/orientasi studi mengakibatkan unit-unit dan himpunan-himpunan terancam kehilangan anggota penerus. dan setelah diselidiki (dari tanya-tanya) alasan rektorat melarang kegiatan ini hanyalah image dan rektorat tidak mau repot mengurusi hal seperti ini, padahal hidup matinya himpunan dan unit itu ada disini.. siapa yang akan meneruskan himpunan/unit jika tidak boleh melakukan kegiatan penerimaan?

yang paling banyak dipermasalahkan oleh para mahasiswa baru-baru ini adalah masalah parkir kendaraan. peraturan yang baru menyebutkan kendaraan selain kendaraan karyawan dan dosen dilarang masuk kampus. yang paling aneh dari peraturan ini adalah, parkir yang disediakan untuk non-pegawai (baca:mahasiswa) dikunci mulai jam6 sore. jadi jika kendaraan diparkir disana, dan lupa diambil akan terkunci dan hanya bisa diambil keesokan harinya.. tentu saja ini rawan dari tindak kriminalitas, misalnya pencurian part kendaraan, sampai hilangnya kendaraan tersebut.

memang disediakan tempat yang dibuka sampai jam 10 malam, namun cukup merepotkan harus memindahkan kendaraan tiap sore hari. atau jika kita telat memindahkan sehingga kendaraan terkunci, bagaimana bisa pulang? akhirnya harus menginap, bagaimana bisa menginap? sementara ada aturan yang mengatakan akan men-DO mahasiswa jika mahasiswa menginap dikampus? aturan yang mentah menurut pandangan saya, karena masih memungkinkan suatu kasus yang mengakibatkan kedua aturan bentrok (bingung g bahasanya? hehe sori..)

satu lagi yang disesalkan dari peraturan tentang parkir adalah jam kerja petugas parkir. petugas parkiran SR bekerja mulai dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam! dan tanpa pergantian shift! (kayak kerja rodi) padahal ada beberapa diantara petugas parkir tersebut yang tinggal cukup jauh dari ITB, 1,5 jam perjalanan. bayangkan, jam 4.30 pagi harus berangkat ke kampus, dan jam 11.30 malam baru pulang kerumah dan tanpa kejelasan pembayaran uang lembur! (combo dah..). dan mereka hanya bisa bilang "Yah, mau gimana lagi, kita mah orang kecil..". dlianjutkan dengan permintaan "gimana nih mahasiswa? bantu kami dong.." (kalimatnya tidak tepat begitu, namun kurang lebih lah..)

gimana mahasiswa?

terlepas dari semua ketidaknyamanan dan keanehan dari peraturan-peraturan baru itu, yang paling saya sesalkan adalah tidak adanya komunikasi antara pembuat peraturan dengan objek-objek yang akan menjalankan peraturan (baca:mahasiswa). sehingga walaupun peraturan yang dibuat itu benar dan akan bermanfaat bagi mahasiswa, kita tidak sadar itu, beritahu kami kenapa aturan ini diterapkan, kenapa begini, kenapa begitu?
sehingga kami bukan hanya objek yang manut-manut saja disuruh ini itu,
katanya mahasiswa harus kritis?

at least,buka ruang untuk berdiskusi dengan kami,’anak2′mu..

[OOT]
memang benar kata iklan, "yang muda yang gak dipercaya"

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://ahmadzamakhsyari.blogsome.com/2007/06/17/unek-unek-bwt-orang-tua-tercinta/trackback/

  1. Betul itu mak! Peraturan2 yang tidak bijak! Urang geus tulis oge di blog urang. Huh. :p

    Comment by qbl — June 18, 2007 @ 5:10 am

  2. Wah..serem juga ITB, kalo diriku disana kayanya dah di DO ni, secara dirik u sering menginap di kampus. Gerakin aja mahasiswanya, kebijakannya aneh tuh, kasian yang penelitian kudu ampe malem2
    Sweater masih tersimpan baik di kamarku mak, nanti kalo ketemu lagi ya, muup muup

    Comment by assyaukani — August 5, 2007 @ 1:21 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.